Posts from the ‘UmUM’ Category

Danau cantik dari Bencana

Tak lengkap rasanya jika Anda berkunjung ke Sumatera Utara tidak mampir sejenak ke Danau Toba, danau vulkanik yang merupakan danau terbesar di Indonesia, bahkan Asia Tenggara. Pesona eksotisnya berupa hamparan danau luas laksana lautan dengan pepohonan rindang dan perbukitan yang menawan. Danau ini berukuran 1700 meter persegi dengan kedalaman kurang lebih 450 meter dan terletak 906 meter di atas permukaan laut, di tengah danau terdapat Pulau Samosir yang tak kalah menariknya menjadi objek kunjungan wisata.

Dalam kunjungannya pada 1996, Pangeran Bernard dari Belanda bahkan menyatakan kekagumannya pada panorama indah danau ini. “Juallah nama saya untuk danau ini. Saya tak dapat melukiskan betapa indahnya Danau Toba,” katanya antusias.

Ada tujuh kabupaten di sekeliling danau, yakni Simalungun, Toba Samosir, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Dairi, Karo, dan Samosir yang memiliki panorama alam indah dan menjadi lokasi tujuan wisata. Umumnya wisatawan menikmati keelokan Danau Toba dari Parapat di Simalungun dan Tuktuk Siadong di Pulau Samosir.

Diperkirakan Danau Toba terjadi saat ledakan sekitar 73 ribu-75 ribu tahun lalu dan merupakan letusan super volcano (gunung berapi super) yang paling baru. Bill Rose dan Craig Chesner dari Michigan Technological University memperkirakan bahwa bahan-bahan vulkanik yang dimuntahkan gunung itu sebanyak 2.800 km³, dengan 800 km³ batuan ignimbrit dan 2.000 km³ abu vulkanik yang diperkirakan tertiup angin ke barat selama dua minggu.

Debu vulkanik yang ditiup angin telah menyebar ke separuh bumi, dari Cina sampai ke Afrika Selatan. Letusannya terjadi selama satu minggu dan lontaran debunya mencapai 10 km di atas permukaan laut.

Kejadian ini menyebabkan kematian massal dan, pada beberapa spesies, juga diikuti kepunahan. Menurut beberapa bukti DNA, letusan ini juga menyusutkan jumlah manusia sampai sekitar 60% dari jumlah populasi manusia bumi saat itu, yaitu sekitar 60 juta manusia. Letusan itu juga ikut menyebabkan terjadinya zaman es, walaupun para ahli masih memperdebatkannya.

Setelah letusan tersebut, terbentuk kaldera yang kemudian terisi oleh air dan menjadi yang sekarang dikenal sebagai Danau Toba. Tekanan ke atas oleh magma yang belum keluar menyebabkan munculnya Pulau Samosir. Ketika menikmati keindahan danau ini, Anda mungkin tak membayangkan bahwa pesona yang terjadi berasal dari bencana dahsyat letusan gunung berapi yang mendatangkan ketakutan dan kengerian ketika itu.
Perjalanan darat ke Danau Toba, tepatnya ke Parapat, memakan waktu empat sampai lima jam dari Medan.

 

Tersedia bus atau travel yang langsung menuju Parapat. Rutenya melewati Lubuk Pakam, Tebing Tinggi, dan belok ke arah Pematang Siantar. Sepanjang perjalanan, kita disuguhi panorama perkebunan kelapa sawit dan karet.

Apabila menggunakan kereta api, dari Medan pilih rute menuju Pematang Siantar. Dari sini perjalanan dilanjutkan menggunakan bus ke Parapat. Waktu tempuhnya satu jam.

Untuk tempat menginap dan tinggal lebih lama menikmati keindahan Danau Toba, tersedia banyak hotel dan penginapan. Di Parapat, sedikitnya ada 900 kamar hotel berbagai jenis, mulai dari bintang empat hingga homestay, di Tuktuk juga tak berbeda. Baik di Parapat maupun Tuktuk, wisatawan dapat langsung menikmati danau dari pinggirannya. Tarif hotel di Tuktuk dan Parapat bervariasi, sesuai tipikal turis yang datang. Mulai dari Rp 30 ribu hingga Rp 500 ribu per malam tergantung tipe hotel.

Sebuah perusahaan travel bahkan menawarkan menikmati keindahan Danau Toba dari udara, yakni menggunakan paralayang. Setiap wisatawan diberi kesempatan terbang menggunakan paralayang dari kawasan pegunungan Tongging, Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara. Bagi para wisatawan yang ingin mencoba paralayang akan ditemani seorang instruktur berpengalaman, namun tentunya penentuan bisa terbang atau tidak tergantung pada kondisi cuaca dan angin.

Tidak hanya itu, menikmati keindahan matahari terbit dan terbenam bisa Anda nikmati dari pesisir danau. Dari dataran tinggi Karo di sebelah utara, keelokan danau terlihat memanjang dipandang dari Sikodonkodon. Namun, hanya ada satu resor di sini. Di sisi barat, pemandangan danau dan Pulau Samosir dapat dengan sempurna disaksikan dari Tele. Ada gardu pandang di ketinggian sekitar 1.000 meter dari permukaan laut untuk menikmati senja di Danau Toba.

BY : @mril

Iklan

Astronom China dan Amerika Serikat Buat Teleskop Terbesar di Dunia

Shanghai Para astronom China dan Amerika Serikat mungkin akan bekerja sama dalam pembangunan teleskop terbesar di dunia yang ditujukan untuk memberikan penglihatan lebih dalam ke tahap sangat awal dari alam semesta, lapor kantor berita Xinhua, Jumat.

Teleskop tigapuluh meter (TMT – Thirty-Meter-Telescope) yang disusun dan dipimpin oleh Universitas California dan Institut Teknologi California (Caltech) itu diperkirakan rampung pada 2019, jelas kantor berita resmi China itu.

“Itu adalah usaha yang besar dan akan menentukan masa depan astronomi dan astrofisika selama sekitar 60 atau 70 tahun, jadi itu akan secara otomatis melibatkan masyarakat internasional yang besar,” kata pemimpin Caltech Jean-Lou Chameau dalam wawancara dengan Xinhua. Xinhua membeberkan universitas tersebut dan Caltech telah berbicara dengan sejumlah astronom dan ilmuwan China mengenai kerja sama pendanaan dan teknologi, meskipun belum ada keputusan akhir yang dibuat.

Kanada dan Jepang telah mencatatkan diri untuk ikut dalam proyek yang memerlukan toal pembiayaan 1 miliar dolar AS itu, kata Xinhua.

Teleskop dengan kaca berdiameter 30 meter itu akan memiliki kemungkinan pemandangan paling cepat tentang alam semesta dan akan memgambil citra Bimasakti dan bintang-bintang yang terbentuk 13 miliar tahun cahaya jauhnya. Teleskop itu akan ditempatkan di puncak Mauna Kea, Hawaii.

By : Sabili

Kejanggalan Pemberitaan Bom Mega Kuningan

Trial by the press, praduga bersalah, stigmatisasi, labelling, stereotyping, pelanggaran privacy, lengkap dilakukan oleh media massa atau narasumbernya dalam peliputan pasca-bom di Mega Kuningan, Jakarta. Kita semua, Insya Allah, sepakat bahwa pelaku bom Jakarta adalah teroris, sebab mereka menyebarkan teror/ketakutan. Namun siapa terorisnya, inilah persoalannya.

Menyebut ‘Islamic terorrist’ adalah labelling (banyak teror di dunia dilakukan oleh non-Muslim tanpa disebutkan agamanya). Penghadangan dan penggeledahan pada orang-orang berjenggot dan berjubah adalah stereotyping (bahwa teroris biasanya berjubah dan berjenggot). Stigma ‘sarang teroris’ jelas ditujukan pada beberapa tempat, di antaranya Pesantren Ngruki di Solo. Para keluarga tersangka teroris telah dilanggar privasinya. Beberapa nama berbau Islam langsung disangka sebagai pengebom; sebuah contoh praduga bersalah.

Intensitas  media massa dalam memberitakan bom patut kita hargai. Informasi cepat dan langsung memang diperlukan masyarakat, agar kita waspada dan berjaga-jaga. Tapi ada beberapa kejanggalan dalam peliputan media, selain berbagai praktik yang disebutkan di atas. Kejanggalan ini dapat menyesatkan pengetahuan publik atau memang disengaja untuk membentuk opini publik.

Kejanggalan yang saya maksudkan antara lain: disiarkannya dokumen yang masih dalam proses penyelidikan (gambar rekaman CCTV), sumber-sumber tunggal (utamanya kepolisian), dan pemunculan selebritas baru dengan label “pakar”– khususnya di televisi. Kejanggalan ini mungkin tidak melanggar kaidah apapun dalam jurnalistik (hukum dan etika), tapi terasa kurang pas, bahkan mengganggu nalar kita. Anehnya, kejanggalan ini tak terjadi satu kali, tapi berkali-kali, seperti sebuah sistem. Berikut beberapa kejanggalan itu:

Pertama, disiarkannya rekaman CCTV secara berulang-ulang. Aneh, jika pihak hotel atau kepolisian melepaskan ‘bukti kejahatan’ (seperti disiratkan dari cara informasi ini disebarluaskan) ke publik melalui televisi dan media lain. Bagi konsumen media, rekaman CCTV ini justru menimbulkan pertanyaan lanjutan. Misalnya, secara teknis, bisakah CCTV bergerak sepanjang/seleluasa itu? Apakah orang dalam rekaman itu sudah dicurigai sebelumnya? (Jika sudah, mengapa tak ada tindakan pencegahan?). Apakah semua atau banyak tamu hotel lainnya di pagi itu juga disorot CCTV seekstensif itu? (Jika tidak, mengapa ‘orang bertopi itu’ menjadi sasaran sorotan? Jika iya, mengapa gambar tamu-tamu lain tidak disiarkan?). Setumpuk pertanyaan ini tak terjawab. Kita dijejali dan dipaksa percaya bahwa ‘orang itulah’ (yang tampak dalam rekaman CCTV) sebagai pengebomnya.

Kedua, tentang sumber berita yang didominasi (jika tak bersedia disebut dimonopoli) oleh aparat kepolisian. Hampir semua informasi pasca-pengeboman sumbernya dari kepolisian. Jika media menelusuri ke sumber berikutnya (tersangka, keluarga tersangka, tetangga tersangka), langkah itu diawali dari informasi kepolisian. Nyaris tak ada sumber independen yakni, sumber yang digali sendiri oleh media tanpa melibatkan sumber resmi. Cover both sides saja di zaman sekarang sudah tidak lengkap, karena berita lebih terpercaya jika memiliki multi-sides, tapi berita terorisme memiliki satu sumber. Meski begitu, Kadiv Humas Mabes Polri menuduh media menyuarakan suara teroris. Padahal, kita tak mendengar suara apa pun dari para teroris, bukan? Bahkan, terorisnya saja belum jelas. Karenanya, jika media “diperalat”, berarti diperalat oleh aparat keamanan/pemerintah bukan oleh “teroris”.

Ketiga, munculnya “pakar” baru yang menjadi selebriti di layar televisi. Televisi berlomba-lomba menggelar talk show dan mendatangkan siapa saja yang bersedia berbicara tentang bom dari sudut pandang apapun. Maka, ada pakar bom, pakar terorisme, pakar fundamentalisme, pakar Jaringan Jemaah Islamiyah. Tetangga seorang perempuan yang ‘diduga’ istri Noordin M Top dan masih ‘diduga’ sebagai pengebom, juga menjadi ‘pengamat perilaku tetangganya’. Bahkan, seseorang menjadi tamu penting sebuah talk show hanya karena ia alumnus Pesantren Ngruki.

Lantas, apa yang diperoleh konsumen media? Semua praduga polisi sebelumnya telah gugur: DNA mayat yang masih diduga sebagai the suicide bomber tak cocok dengan DNA keluarga dari orang yang terlanjur dipublikasikan sebagai tersangka. Tanpa permohonan maaf pada keluarga yang dicemarkan nama baiknya, aparat dan media melenggang bak kafilah berlalu. Seorang perempuan dikondisikan sedemikian rupa sampai ia menyetujui bahwa wajah suaminya mirip gambar yang disodorkan polisi. Lalu, sebuah media Barat membuat judul berita “Seorang Istri Mengenali Foto Teroris Buron Sebagai Suaminya”. Judul yang jelas misleading, menyesatkan.

Jika pers Indonesia menganut saudara tuanya, Amerika Serikat, bahwa the people have the right to know, inilah saatnya keingintahuan publik mesti dilayani. Rakyat ingin tahu, mengapa selama bertahun-tahun dan bermilyar rupiah dana counter-terrorism diguyurkan pada kepolisian untuk mengejar Noordin M Top (NMT), hasilnya hanya potret wajah NMT yang berubah tiap musim. Anehnya, yang menggambar perubahan wajah juga polisi sendiri. Rakyat ingin tahu, apakah NMT adalah sosok nyata atau rekaan. Rakyat ingin tahu, mengapa ‘teroris’ mengebom saat hasil pilpres masih diperdebatkan, seperti untuk mengalihkan perhatian. Rakyat ingin tahu, mengapa media tak kritis atas ‘kemurahan’ hati kepolisian dengan meminjamkan rekaman CCTV yang menggiring opini publik ke arah tertentu? Rakyat ingin tahu, siapa sesungguhnya yang paling diuntungkan dalam kasus ini?

Tiga pilar demokrasi–eksekutif, legislatif, yudikatif–bisa saja saling berkonspirasi. Eksekutif dan legislatif kerap berkonspirasi dalam penyelewengan anggaran negara. Eksekutif dan legislatif juga sering berkonspirasi dengan yudikatif untuk keringanan atau pembebasan hukuman. Pers sebagai pilar keempat menjadi harapan terakhir rakyat pada kejujuran dan kebenaran. Tapi jika pers pun terbuka terhadap peluang konspirasi, terutama untuk memenangkan atau melancarkan kekuasaan, punahlah  harapan kita. Jika pers tak lagi menjadi pelita di kegelapan, tak lagi menguak kebenaran, tak lagi memiliki daya kritis, demokrasi kehilangan ruhnya. Indonesia telah memiliki UU Kebebasan Pers. Publik berharap, agar privilege ini betul-betul diabdikan untuk kemaslahatan rakyat dan memperjuangkan kebenaran. Semoga.

Sirikit Syah

E-mail Cetak PDF
Pastor Steven Anderson Doain Obama Cepet Mati

Seorang pendeta telah menimbulkan kemarahan di kalangan gereja di Phoenix  Arizona setelah berdoa untuk kematian Presiden kulit Hitam AS Barack Obama.

Agustus 16 Dalam khotbahnya yang berjudul “Mengapa Saya Benci Barack Obama,” Phoenix-area pendeta, Steven Anderson, meminta jemaatnya untuk bergabung dengannya dalam doa untuk kematian Obama.

“Saya berharap bahwa Tuhan menyerang Barack Obama dengan kanker otak sehingga ia dapat mati seperti Ted Kennedy dan saya berharap hal itu terjadi hari ini,” katanya kepada ‘MyFOXPhoenix,’ penyiaran lokal afiliasi dari sayap kanan jaringan FOXNews.
Dalam sebuah wawancaranya dia mengulangi pernyataan bahwa ia berdiri oleh doa sebelumnya berharap kematian presiden. “Aku tidak akan berdoa untuk kebaikannya,” katanya, “Aku akan berdoa agar dia meninggal dan pergi ke neraka.”

Anderson menyebut pesan tersebut “peperangan rohani” dan menyatakan dia tidak membenarkan pembunuhan.

Pendeta ini benci pada sikap presiden AS Obama untuk hak-hak aborsi.

“Sejak Barack Obama berpikir itu adalah OK untuk menggunakan solusi asin untuk menggugurkan bayi yang belum lahir, karena itulah cara aborsi selesai, teman saya, menggunakan garam – dan saya ingin melihat Barack Obama meleleh seperti siput malam ini.”

Sekelompok orang berkumpul di luar gereja Anderson pada hari Minggu untuk memanggil Anderson kata-kata “tidak bisa dimengerti.” Alih-alih berdoa untuk kematian Obama, menurut ‘MyFOXPhoenix,’ para pengunjuk rasa melemparkan ancaman pembunuhan terhadap pendeta sendiri.

Pastur Gereja California Doain Obama Cepet Mati

Sungguh berani pastor satu ini, pastor dari gereja Baptis di Buena Park
California bernama Drake Wiley – meminta kepada para jemaat gereja untuk
mendoakan supaya Presiden Barack Obama segera mati.

Dalam sebuah wawancara yang dilakukan oleh radio Fox, sewaktu ditanyakan apakah benar dirinya mendoakan presiden Obama mati, dengan tegas pastor tersebut menjawab “Ya”.

Sewaktu ditanyakan kepada dirinya, apakah dia tidak khawatir dengan mengatakan
seperti itu, dirinya akan dipanggil oleh pasukan pengawal presiden (Secret
Service) atau FBI dan menjadi orang yang paling dicari, serta apakah menurutnya
sesuatu yang tepat untuk mendoakan presiden Obama segera mati.

Pastor Drake malah mengatakan bahwa dirinya berdoa seperti itu adalah merupakan kehendak dari Tuhan, dengan penuh percaya diri dia mengatakan semua yang dilakukannya hanya mengulangi apa yang Tuhan katakan dan ia tidak takut seandainya ia masuk dalam daftar orang yang akan dicari oleh FBI atau secret service sekalipun.

Pastor Drake juga menga

Drake Wiley – meminta kepada para jemaat gereja untuk mendoakan supaya Presiden Barack Obama segera mati

takan bahwa jika Obama tidak segera kembali hidupnya ke
jalan Tuhan dia akan tetap meminta kepada Tuhan untuk menegakkan hukumnya
dengan balasan Obama segara mati.Rekaman wawancara Radio Fox dengan pastor Drake Wiley bisa didengar di sini.
Sebagian Kristen di Amerika masih belum percaya bahwa presiden Barack Obama
adalah seorang Kristen juga dan masih banyak yang menyatakan dia adalah Muslim
mengingat dari keluarga bapaknya adalah Muslim Kenya, sedangkan di Israel
banyak masyarakat Yahudi meragukan komitmen Obama untuk membela negara Yahudi

tersebut, setelah dirinya melakukan kunjungan ke beberapa negara Muslim dan di
Mesir dia sempat menyampaikan pidato serta menyampaikan pesan khusus kepada
dunia Islam.

UI Bakal Miliki Perpustakaan Termegah Di Dunia

Depok – Universitas Indonesia (UI) melakukan upacara pemancangan tiang pertama menandai dimulainya pembangunan Gedung Perpustakaan UI, hari ini. Fasilitas tersebut dibangun di atas area seluas 2,5 hektare, sehingga akan menjadi salah satu perpustakaan terbesar, termodern, dan terindah di dunia. Perpustakaan ini akan menjadi salah satu motor internasionalisasi pendidikan tinggi di Indonesia. Penting artinya untuk memacu produktivitas dan inovasi kampus sebagai salah satu motor kemajuan peradaban bangsa. Deputy Director Corporate Communications UI Devie Rahmawati mengatakan, luas bangunan keseluruhan sekitar 30.000 m2 dan merupakan pengembangan dari perpustakaan pusat yang dibangun tahun 1986-87. Pembangunan gedung delapan lantai ini ditargetkan selesai pada bulan Desember 2009. “Proyek ini didanai dari sumber pemerintah dan industri,terutama Bank BNI, dengan anggaran senilai R100 miliar,” papar Devi dalam siaran pers, Senin (1/6/2009). Dia menjelaskan gedung perpustakaan ini didisain dengan konsep sustanaible building. Sebagian kebutuhan energi menggunakan sumber terbarukan (solar energy). Di dalam gedung tidak diperkenankan menggunakan plastik. “Area baru ini bebas asap rokok, hijau, serta hemat listrik, kertas dan air,” ungkap Devi. Menurut dia, Perpustakaan Pusat UI tersebut akan dapat menampung sekitar 10.000 pengunjung dalam waktu bersamaan atau diperkirakan akan menampung pengunjung sekitar 20.000 orang per hari. “Perpustakaan ini akan menampung sejumlah 3-5 juta judul buku, dilengkapi ruang baca, silent-room bagi dosen dan mahasiswa yang sedang menulis laporan penelitian atau karya ilmiah lainnya,” kata Devi. Selain itu, tambah dia, perpustakaan akan dilengkapi sistem ICT mutakhir yang menungkinkan pengunjung menikmati secara leluasa sumber informasi elektronik seperti e-book, e-journal, dan lainnya. Sementara itu, sistem peminjaman akan berbasis sepenuhnya ICT. Akses luas akan dibuka di perpustakaan ini dengan pusat pembelajaran dan perpustakaan lain di dunia. Sedangkan, keindahan perpustakaan lahir dari perpaduan gaya arsitektur yang unik seperti prasasti, dinding perpustakaan terbuat dari batu dan kaca yang berisi tulisan atau huruf dari seluruh dunia. Pepohonan besar berusia 30 tahunan, dengan diameter lebih 100 cm, yang tidak ditebang saat pembangunan, melengkapi bagian depan dan samping lanskap gedung tersebut. Keindahan menjadi lengkap karena gedung mengeksplorasi secara maksimal keindahan tepi danau yang asri, sejuk, dan, teduh. Secara lebih spesifik, fasilitas ini dimaksudkan pula bagi upaya meningkatkan mutu UI dan perguruan tinggi lain di Indonesia seperti tercermin di ranking yang dikeluarkan oleh berbagai lembaga internasional. Sebagai contoh UI mencanangkan masuk 200 besar dunia atau 30 besar Asia. Posisi UI saat ini di tingkat dunia adalah 287 dan di Asia 50 menurut versi THES QS

PENYAKIT “FLU” YANG BERMACAM-MACAM

Zaman semangkin canggih penyakit pun demikian, ini dapat kita lihat pada penyakit ”Flu” dahulu kita tahu flu itu penyakit ringan, hanya cukup minum obatnya/penawarnya kita bisa sembuh. Tapi beda dengan penyakit ”Flu” yang satu ini. Sudah semangkin berevolusi menurut orang yang ahli dibidangnya, tapi kalau munurut kita sudah berkembang biak bersama hewan. Mangkanya namanya pun dikaitkan dengan hewan.

Yang anehnya lagi kita tidak tahu pasti sumber dari mana datangnya penyakit tersebut, begitu terjadi penyakit di suatu negara, negara lain pun ikut mengklem bahwa di negaranya pun telah terjadi penykait ”Flu” atau saling tuding-menuding.

Nah.. disini ada sedikit informasi tentang Flu-flu tersebut walaupun ada berbagai macam informasinya. Untuk itu mari kita cermati.

Pertama mulai dari Flu Burung di Inggris Kemungkinan Berasal dari Taiwan.
Otoritas Inggris terus menyelidiki tewasnya seekor burung beo yang terjangkit virus H5N1 selama dalam karantina. Ada dugaan virus flu burung yang menginfeksi burung yang diimpor dari Suriname itu berasal dari Taiwan. Dugaan ini menguat karena burung-burung asal Taiwan juga berada dalam karantina bersama burung impor Suriname itu.

Penyakit ini menimbulkan kematian yang sangat tinggi (hampir 90 %) pada beberapa peternakan dan menyebabkan kerugian ekonomi yang besar bagi peternak. Kemungkinan penularan kepada manusia dapat terjadi apabila virus avian influenza bermutasi. Unggas ( ayam, burung dan itik ) merupakan sumber penularan virus influenza. Untuk unggas air lebih kebal (resistensi) terhadap virus avian influenza daripada unggas peliharaan, Sedangkan burung kebanyakan dapat juga terinfeksi, termasuk burung liar dan unggas air. Kasus Flu Burung dalam perkembangan, bukan menyerang pada unggas saja, tetapi juga menyerang manusia.

Setelah penyakit Flu Burung ini melanda dunia muncul lagi penyakit Flu Babi. Para dokter di Meksiko memfokuskan penyelidikan mereka terhadap seorang bocah yang tinggal dekat peternakan babi. Bocah itu dipercaya sebagai manusia pertama yang terjangkit virus yang telah menewaskan ratusan orang dan menyebar di empat benua itu.
Untuk itu Edgar Hernandez, nama bocah itu, disebut sebagai “Patient Zero” oleh para dokter.
Edgar tinggal dengan keluarganya di desa La Glorin negara bagian Veracruz. Di tempat itu ditemukan kasus flu babi untuk pertama kalinya pada 2 April. Otoritas negara bagian sempat mengambila sample darah puluhan penduduk untuk diperiksa.
Hasil pemeriksaan laboratorium menyebutkan Edgar satu-satunya orang di Veracruz yang positif terinfeksi virus flu babi. Sementara yang lainnya hanya terkena flu biasa. Pejabat kesehatan kemudian memeriksa kembali sample Edgar setelah wabah flu babi menjalar ke seluruh Meksiko dan membunuh ratusan orang.
“Dalam kasus ini, ada satu pasien yang positif terjangkit virus flu babi. Dengan pengecualian, saat itu tidak ada di daerah lain di dunia terjadi epidemic wabah ini.” kata Jose Angel Cordova Menteri Kesehatan Meksiko seperti dikutip CNN, Rabu (29/4/2009).
Meski demikian, ibu Edgar dan warga La Gloria lainnya membantah jika virus H1N1 itu berasal dari babi-babi di wilayah itu. Otoritas telah melakukan pemeriksaan di peternakan milik perusahaan Amerika Serikat Smithfield Foods dan hasilnya menunjukkan negatif.
Otoritas kesehatan Meksiko menyebutkan, hingga saat ini, korban tewas flu babi sudah mencapai 159 orang. Selain itu 2.500 masuk katagori suspect.

Babi sebagai sumber flu babi memiliki keunikan. Hewan ini tidak hanya dapat terinfeksi oleh virus flu babi, tapi juga virus flu yang berasal dari unggas dan virus flu manusia. Saat virus flu dari spesies yang berbeda menginfeksi babi, virus-virus tersebut dapat saling berkombinasi (tukar menukar elemen genetik) sehingga muncul virus baru. Saat ini dikenal empat macam virus flu babi yaitu H1N1, H1N2, H3N2, dan H3N1. Tetapi yang belakangan banyak ditemukan adalah jenis H1N1.

Virus H1N1 sejatinya hanya mengenai babi, tetapi karena adanya mutasi maka virus ini berubah sifat sehingga mampu menginfeksi manusia. Parahnya lagi, tidak seperti virus flu burung (H5N1) yang tidak ditularkan dari manusia ke manusia, virus flu babi H1N1 dapat menyebar dari orang ke orang.

Penularan dari babi ke manusia terjadi karena adanya kontak dengan babi yang terinfeksi atau kontak dengan benda-benda yang telah terkontaminasi. Sedangkan penularan dari manusia ke manusia hampir sama dengan cara penularan flu biasa, yaitu melalui batuk atau bersin. Manusia juga dapat terinfeksi karena menyentuh benda yang telah terkontaminasi virus flu babi dari dari orang lain, kemudian memegang mulut atau hidungnya

Anehnya lagi kini datang lagi sebuah Flu dari seekor kuda atau influenza equine telah menewaskan 43 kuda di dua negara bagian barat India, Rajasthan dan Gujarat. Demikian diwartakan Harian Hindu, Danik Bhaskar, baru-baru ini, seperti dikutip Xinhua. Berdasarkan laporan laboratorium di Hissar, Haryana, di India bagian utara, kematian hewan-hewan itu disebabkan oleh influenza equine. Kematian pertama terjadi pada Januari silam di Gandhinagar, Gujarat, tempat 15 kuda tewas akibat penyakit tersebut bulan lalu.

Untuk mencegah penyakit tersebut tersebar luas, pemerintah Gujarat memutuskan melarang membeli dan menjual kuda di negara bagian itu. Sementara di Rajasthan, 25 kuda tewas pada suatu pameran kuda di daerah Jodhpur.

Flu Equine disebabkan oleh virus Influenza A yang endemik pada kuda. Virus tersebut bisa berpindah ke jenis hewan lain dan menular pada manusia. Influenza equine ditandai dengan sangat tingginya penularan di antara kuda, dan mempunyai masa inkubasi relatif singkat, yakni satu sampai lima hari. Kuda yang terserang flu ini bisa mengembangkan gejala-gejala demam, batuk kering dan keluar ingus dari hidungnya.

Flu babi hanya salah satu dari banyak penyakit mematikan yang berasal dari hewan yang kemudian ditularkan kepada manusia.

Penyakit yang ditularkan dari hewan ke manusia disebut dengan zoonoses dan menurut para ilmuwan perkembangan penyakit tersebut tengah menanjak. Berikut adalah lima penyakit berbahaya yang ditularkan dari hewan, dikutip dari Live Science, Kamis (30/42009):

1. Pandemi Influenza
Influenza berbahaya bisa menyebar dari burung, babi dan binatang lain. Pada 1918 pandemi influenza memakan banyak korban hanya dalam hitungan bulan. Membunuh hampir 50 juta orang. Seperlima dari populasi dunia terinfeksi virus tersebut, dan membunuh lebih dari 25 persen penduduk Amerika.

2. Wabah Bubonic
Bubonic disebabkan oleh infeksi bakteri Yersinia pestis yang dibawa oleh hewan pengerat dan juga kucing. Jika terinfeksi, seseorang akan mengalami pembengkakan kelenjar getah bening. Wabah ini menggemparkan dunia pada abad ke 14 dan pada masa itu dikenal juga dengan sebutan Black Death. Saat itu bubonic mewabah dari Eropa, Mesir hingga seluruh kawasan Asia. Sebanyak 75 juta orang tewas dan hanya 360 orang yang sempat terobati.

3. HIV/AIDS
Virus HIV yang menyebabkan penyakit AIDS aslinya berasal dari simpanse dan hewan primata lainnya. Diyakini virus ini pertama kali menginfeksi manusia pada abad lalu. Menurut data kesehatan dunia pada akhir 2007 diperkirakan sebanyak 33 juta orang mengidap HIV, termasuk 2,7 juta kasus baru setiap tahunnya. Sebanyak 2 juta orang meninggal dunia termasuk 270.000 anak-anak. Dua pertiga infeksi HIV terjadi di Sub Sahara Afrika.

4. Parasit Gila
Parasit aneh bernama Toxoplasma gondii menginfeksi otak manusia. Lebih dari setengah populasi manusia terjangkit virus tersebut, termasuk 50 juta warga Amerika. Konon virus ini meningkatkan resiko terkena neuroticism dan berkembang menjadi schizophrenia. Tempat tinggal utama virus ini adalah pada tubuh kucing.

5. ‘Crabs’ ditularkan oleh Gorilla
Sekira tiga juta tahun lalu manusia menemukan sejenis kutu berbahaya pada tubuh gorilla. Kutu tersebut ternyata menginfeksi penyakit bernama “crabs”.Awal penyebarannya adalah jika manusia tidur di sarang gorilla atau memakan dagingnya, demikian kesimpulan yang diperoleh para ilmuwan pada 2007.

Sumber : okezone, infoanda, kaahil.

gawat…..!!! si paus Kecam Pemakaian Kondom

Anda tahu paus benediktus XVI, ya… pasti anda sudah kenal dan tidak asing lagi mendengar nama tersebut. Yang pada lawatannya ke ke Afrika bahwa Paus mengecam pemakaian kondom di benua yang marak dengan penyakit AIDS itu. Menurut Paus, ada cara yang lebih baik daripada penggunaan kondom untuk memerangi penyakit mematikan itu.

“AIDS merupakan tragedi yang tidak bisa diatasi dengan uang saja, yang tak bisa diatasi dengan distribusi kondom, yang justru memperburuk masalah,” cetus pemimpin tertinggi gereja Katolik Roma itu seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (18/3/2008).

Malah si paus menyarankan “Solusinya terletak pada spriritual dan kesadaran manusia serta persahabatan bagi mereka yang menderita,” ujar Paus berusia 81 tahun itu.

Hal itu disampaikan Paus kepada para wartawan dalam penerbangan dari Roma, Italia menuju Kamerun. Lawatan Paus ke Kamerun merupakan kunjungan pertamanya ke benua Afrika sebagai paus.

Komentar paus tersebut terbilang mengejutkan atau mengherankan dan sepertinya ada misi-misi yang terselubung sebab menurut para pengamat Vatikan, selama ini mereka belum pernah mendengar paus menyebutkan kata ‘kondom”. Atau bahkan paus secara tidak langsung ingin orang-orang yang ada di vatikan agar menyarankan tidak memakai kondom.

Dalam kunjungan ke Afrika selama seminggu itu, Paus juga akan singgah di Angola.